Selain Cristiano Ronaldo, Ada Satu Pemain Yang Lebih Penting Di Juventus, Siapakah?

Publik baru saja di hebohkan dengan berita pemain berusia 34 tahun Cristiano Ronaldo dengan nobat jadi salah satu pemain terbaik yang dimiliki Juventus saat ini, tetapi itu bukan berarti hanya Ronaldo yang paling penting didalamnya. Ada pemain berusia 29 tahun, pria yang sudah mempunyai kekasih ini diduga bakal memegang peran krusial pada permainan Juve musim depan.

Pendapat ini langsung disampaikan oleh mantan gelandang Juve, Alesia Tacchinardi. Saat ini, Juve sedang menatap babak baru bersama pelatih baru Maurizio Sarri. Sarri akan menerapkan taktik yang berbeda.

Sarri dikenal dengan gaya sepak bola khas yang disebut Sarriball. Gaya sepak bola itu mengandalkan umpan-umpan pendek dari kaki-ke kaki, dengan satu deep lying playmaker yang memegang peran kunci.

Dan pada dua klub sebelumnya saat Sarri melatih Napoli dan Chelsea, ada Jorginho yang mengisi peran tersebut. Jorginho adalah nyawa permainan ala Sarri, dia bermain sebagai pelatih di lapangan.

Sebab itu, Tacchinardi percaya Juve musim depan tidak akan jauh berbeda. Karena tidak ada Jorginho, Sarri mungkin memainkan pemain lain dalam peran tersebut, dan tak ada yang lebih baik dari Miralem Pjanic dalam skuad Juve.

“Semua orang berbicara soal Cristiano, tetapi bagi saya, kunci permainan Juventu adalah Pjanic,” buka Tacchinardi kepada Tribalfootball.

“Sebagai tambahan kemampuan mengarahkan permainan, dia bakal memberikan intensitas permainan yang sama baiknya dengan Jorginho, dan memimpin proses awal merebut bola, fundamental untuk Sarri.”

“Pjanic lebih berkualitas dari Jorginho. Jika dia berhasil melakukan permintaan pelatih, dia akan menjalani musim hebat,” lanjutnya.

Juve yang Baru

Lebih dari itu, Juve yang baru diyakini bakal bermain lebih ofensif, dan dengan itu meningkatkan potensi Cristiano Ronaldo. Musim 2018/19 lalu, kemampuan Ronaldo disebut tidak benar-benar terbukti karena taktik Massimiliano Allegri.

Sarri terbukti mampu menyulap striker jadi lebih berbahaya. Dia pernah melakukannya untuk Gonzalo Higuain, dan tak ada alasan Ronaldo tidak bisa melakukan itu. Ketika kepelatihan baru tentu cara yang di terapkan juga baru jadi para pemain harus menerima hal tersebut.

Permainan Juve mungkin masih mengandalkan bola-bola pendek dari kaki ke kaki, tetapi ketajaman Ronaldo bakal meningkat drastis. Juventus boleh percaya diri mewujudkan harapan menjuarai Liga Champions.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *